Senin, September 7, 2026
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
siarkabar.com
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • Politics
  • Business
  • Culture
  • Opinion
  • Lifestyle
  • Login
No Result
View All Result
siarkabar.com
Home News

Buku Pun Ikut Menyetor ke Kas Negara

siarkabar.com by siarkabar.com
Juli 21, 2026
in News, Opinion, Politics
371 28
0
Buku Pun Ikut Menyetor ke Kas Negara
548
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Setiap tahun, kita mendengar pidato yang sama: Indonesia harus menjadi bangsa yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing. Literasi disebut sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Buku dipuji sebagai jendela dunia.

Lalu masyarakat datang ke toko buku.

Related posts

Ari Askhara Ajukan Mundur, Posisi Dirut HUMI Menanti RUPSLB

Ari Askhara Ajukan Mundur, Posisi Dirut HUMI Menanti RUPSLB

Agustus 19, 2026
Isu Pratikno Tinggalkan Kabinet Mencuat, Istana Tegaskan Kondisinya

Isu Pratikno Tinggalkan Kabinet Mencuat, Istana Tegaskan Kondisinya

Agustus 11, 2026

Di sana, jendela dunia itu ternyata masih punya harga yang tidak ringan. Bukan hanya karena biaya kertas, percetakan, atau distribusi, tetapi juga karena sebagian buku umum masih dikenai PPN.

Lucunya, negara sering bertanya mengapa minat baca masyarakat rendah. Padahal, bagi banyak keluarga, membeli satu buku saja bisa berarti mengorbankan kebutuhan lain.

Di banyak negara, buku diperlakukan sebagai investasi sosial. Pajaknya dihapus, diturunkan, bahkan disubsidi.

Logikanya sederhana, semakin mudah masyarakat membeli buku, semakin besar peluang lahirnya generasi yang berpikir kritis.

Menurut International Publishers Association (IPA) dan Federation of European Publishers (FEP), 53 dari 134 negara tidak mengenakan PPN atas buku cetak. Sebanyak 37 negara menerapkan tarif 0% untuk buku cetak maupun buku elektronik. Rata-rata PPN buku cetak di dunia hanya 5,5%.

Malaysia, India, Korea Selatan, Inggris, Thailand, hingga Filipina memilih membebaskan pajak buku demi memperluas akses masyarakat terhadap ilmu pengetahuan.

Mengapa?

Karena di banyak negara, buku dipandang sebagai investasi publik, bukan sekadar komoditas dagang. Semakin murah buku, semakin besar peluang masyarakat membaca. Semakin tinggi tingkat literasi, semakin kuat pula fondasi ekonomi berbasis pengetahuan.

Di Indonesia, logikanya sering terasa berbeda. Kita ingin mencetak manusia unggul, tetapi akses menuju ilmu masih diperlakukan sebagai objek konsumsi yang bisa dipungut pajak.

Tentu, pajak adalah instrumen penting untuk membiayai negara. Namun, kebijakan fiskal juga selalu berbicara tentang prioritas. Dan pertanyaannya sederhana: apakah buku ditempatkan sebagai sumber penerimaan, atau sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa?

Negara mungkin memperoleh tambahan penerimaan dari pajak buku. Tetapi bila harga buku semakin sulit dijangkau, yang hilang bukan sekadar transaksi. Yang ikut hilang adalah kesempatan seseorang untuk membaca, belajar, dan memperluas cara berpikir.

Barangkali sudah waktunya kita berhenti bertanya, “Mengapa minat baca masyarakat rendah?”

Karena mungkin persoalan utamanya bukan pada rakyat yang malas membaca.

Melainkan pada negara yang belum sepenuhnya mempermudah rakyat untuk membeli buku.


POJOK REDAKSI

Tags: EditorpickFeatured

POPULAR NEWS

  • Evaluasi Besar, Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri Sore Ini

    Evaluasi Besar, Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri Sore Ini

    552 shares
    Share 221 Tweet 138
  • IKN Menuju Destinasi Wisata Kelas Dunia, Investasi Jadi Motor Percepatan Nusantara

    552 shares
    Share 221 Tweet 138
  • Salah Orang di Kursi Komunikasi?

    551 shares
    Share 220 Tweet 138
  • PLN Diskon 50% Tambah Daya Listrik, Ini Syaratnya

    551 shares
    Share 220 Tweet 138
  • Sudirman Said Kembali Diperiksa Sebagai Saksi di Kasus Petral

    550 shares
    Share 220 Tweet 138
siarkabar.com

Berita dan informasi

Follow us on social media:

Recent News

  • Ari Askhara Ajukan Mundur, Posisi Dirut HUMI Menanti RUPSLB
  • Isu Pratikno Tinggalkan Kabinet Mencuat, Istana Tegaskan Kondisinya
  • Destry Calon Tunggal Gubernur BI, Purbaya Buka Suara

Category

  • Business
  • Culture
  • Lifestyle
  • National
  • News
  • Opinion
  • Politics
  • Sports
  • Travel

Recent News

Ari Askhara Ajukan Mundur, Posisi Dirut HUMI Menanti RUPSLB

Ari Askhara Ajukan Mundur, Posisi Dirut HUMI Menanti RUPSLB

Agustus 19, 2026
Isu Pratikno Tinggalkan Kabinet Mencuat, Istana Tegaskan Kondisinya

Isu Pratikno Tinggalkan Kabinet Mencuat, Istana Tegaskan Kondisinya

Agustus 11, 2026
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 siarkabar.com - berita dan informasi siarkabar.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politics
  • News
  • Business
  • Culture
  • National
  • Sports
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opinion

© 2026 siarkabar.com - berita dan informasi siarkabar.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In