Sabtu, Juli 18, 2026
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
siarkabar.com
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • Politics
  • Business
  • Culture
  • Opinion
  • Lifestyle
  • Login
No Result
View All Result
siarkabar.com
Home Politics

Salah Orang di Kursi Komunikasi?

siarkabar.com by siarkabar.com
Juli 18, 2026
in News, Opinion, Politics
379 20
0
Salah Orang di Kursi Komunikasi?
548
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ada pemandangan yang ganjil dalam perdebatan antara Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, dengan Wakil Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Indonesia, Fatima di sebuah program televisi nasional. Yang hadir bukan kesan seorang komunikator negara, melainkan seorang penguji sidang skripsi.

“Mana datanya?”

Related posts

PLN Diskon 50% Tambah Daya Listrik, Ini Syaratnya

PLN Diskon 50% Tambah Daya Listrik, Ini Syaratnya

Juli 17, 2026
Sudirman Said Kembali Diperiksa Sebagai Saksi di Kasus Petral

Sudirman Said Kembali Diperiksa Sebagai Saksi di Kasus Petral

Juli 17, 2026

Pertanyaan itu berulang kali dilontarkan. Diselingi interupsi. Disampaikan dengan nada yang lebih menyerupai pembuktian daripada percakapan.

Video itu pun viral.

Ironisnya, yang menjadi sorotan bukan keberhasilan pemerintah menjelaskan kebijakannya. Justru cara pemerintah memperlakukan kritik.

Padahal rakyat datang bukan untuk sidang proposal.

Mereka tidak sedang mencari nilai A.

Mereka ingin didengar.

Seorang Kepala Badan Komunikasi tentu berhak meminta data. Tetapi ketika setiap keresahan dibalas dengan tuntutan pembuktian, komunikasi perlahan berubah menjadi interogasi.

Seolah-olah rakyat harus memenuhi syarat administratif sebelum keluhannya dianggap sah.

Padahal sejarah politik menunjukkan fakta yang sederhana. Hampir semua krisis kepercayaan selalu diawali oleh kalimat yang sama: “Masyarakat hanya salah paham.”

Kalimat itu terdengar ilmiah.

Tetapi sering kali menjadi tanda bahwa negara mulai kehilangan kemampuan mendengar.

Ada paradoks yang sulit dijelaskan.

Pemerintah membentuk Badan Komunikasi karena sadar bahwa komunikasi adalah soal membangun kepercayaan.

Namun ketika kepala lembaganya lebih sibuk memenangkan adu argumen daripada merangkul kegelisahan publik, tujuan itu justru berbalik arah.

Negara tampak ingin menang.

Padahal rakyat hanya ingin dipahami.

Dalam politik, kemenangan debat tidak pernah otomatis menjadi kemenangan kepercayaan.

Sebaliknya, satu sikap merendahkan lawan bicara bisa menghapus seratus lembar paparan PowerPoint.

Sebab komunikasi publik bukan lomba debat antarmahasiswa.

Bukan pula ruang menguji siapa yang paling banyak menghafal statistik.

Ia adalah seni membuat rakyat merasa negara hadir di pihak mereka, bahkan ketika mereka sedang marah.

Jika setiap kritik dijawab dengan, “Mana datanya?”, mungkin suatu hari rakyat akan membalas dengan pertanyaan yang sama.

“Mana empatinya?”

Dan ketika pertanyaan itu mulai terdengar lebih keras daripada penjelasan pemerintah, saat itulah komunikasi negara sesungguhnya sedang mengalami kegagalan.

SUDUT REDAKSI

Tags: FeaturedHeadlines

POPULAR NEWS

  • PLN Diskon 50% Tambah Daya Listrik, Ini Syaratnya

    PLN Diskon 50% Tambah Daya Listrik, Ini Syaratnya

    550 shares
    Share 220 Tweet 138
  • Ngurah Rai International Airport To Close For 24 Hours For Nyepi

    550 shares
    Share 220 Tweet 138
  • Sudirman Said Kembali Diperiksa Sebagai Saksi di Kasus Petral

    549 shares
    Share 220 Tweet 137
  • Dampak Akusisi Jokowi, Freeport Target Setor Rp120 Triliun ke Negara

    549 shares
    Share 220 Tweet 137
  • Nyepi Celebrations: Mobile Internet Turned Off For Bali’s New Year

    549 shares
    Share 220 Tweet 137
siarkabar.com

Berita dan informasi

Follow us on social media:

Recent News

  • Salah Orang di Kursi Komunikasi?
  • PLN Diskon 50% Tambah Daya Listrik, Ini Syaratnya
  • Sudirman Said Kembali Diperiksa Sebagai Saksi di Kasus Petral

Category

  • Business
  • Culture
  • Lifestyle
  • National
  • News
  • Opinion
  • Politics
  • Sports
  • Travel

Recent News

Salah Orang di Kursi Komunikasi?

Salah Orang di Kursi Komunikasi?

Juli 18, 2026
PLN Diskon 50% Tambah Daya Listrik, Ini Syaratnya

PLN Diskon 50% Tambah Daya Listrik, Ini Syaratnya

Juli 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 siarkabar.com - berita dan informasi siarkabar.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politics
  • News
  • Business
  • Culture
  • National
  • Sports
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opinion

© 2026 siarkabar.com - berita dan informasi siarkabar.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In